Lama gak nge-Blog, kangen banget crita2 di Blog ini. Hohoho...sibuknya aku sampai nge-Blog aja gak sempet. Padahal tiap hari OL tapi sukanya cuma Facebook-an dan chattingan aja. ouw..aku mau nulis apa ini? masih bingung saking kangennya aku sama Blog-ku tercintah, rindu beraaat sama ”Myusmozaic.blogspot.com”. Pelukan dulu ah sama Blog-ku (nah lo, pelukan sama laptop). Hehe..tenang teman2, i’m okay, suer aku masih normal !
Well,,
Satu minggu yang lalu aku baru aja kelar UTS (Ujian Tengah Semester klo kalian belum tahu). Ntar dulu, ngomong2 masalah UTS rasanya kok waktu begitu cepat bergulir. Perasaan baru aja daftar ulang semester, eh ternyata setengah semester udah berlalu. Aku jadi inget kejadian2 selama aku kuliah, tentang dosen2ku, tentang temen2 kuliahku. Oke, aku crita tentang dosen2ku dulu, beberapa saja. So here goes,,
Saya Suka Sama Kamu
Dosen Auditing I-ku, Pak Ali Djamhuri, punya kebiasaan unik saat mengajar mahasiswa di kelas (ini menurutku).
Pertama:
Saat mengajar beliau itu kliatan tidak tenang sekali, berjalan terus kesana-kemari. Ini membuatku ingin ikut jalan-jalan juga, lho?. Bukannya aku latah, tapi aku emang tertarik dengan sesuatu yang bergerak, jadi biasanya mataku slalu memperhatikan kemanapun beliau bergerak/ berjalan, bukan memperhatikan penjelasannya.
Kedua:
Beliau suka mengajukan pertanyaan pada mahasiswa yang duduk di deretan sebelah kanan. Jadi, secara tidak tertulis aturan dalam kelas ini adalah : jika kamu belum siap menjadi incaran dosen JANGAN DATANG TELAT, karena klo sampai telat dateng alamat kamu bakal kebagian kursi panas di deretan sebelah kanan. Temen2 yang datang lebih awal, maka dia-lah yang berhak menguasai kursi deretan sebelah kiri (ternyata gak hanya CaLeg aja yang rebutan kursi, mahasiswa juga).
Sialnya aturan itu tidak berlaku bagi aku dan beberapa orang temanku. Dimanapun aku duduk, tetep aja kebagian pertanyaan, oh nasib,nasib !.
Suatu ketika beliau sedang menjelaskan tentang pengujian bukti Audit dengan pendekatan Bottom Up. Bisa ditebak, sambil menjelaskan beliau mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai pancingan. Suasana berubah menjadi agak tegang ketika teman2 tidak berhasil memberikan jawaban yang cukup memuaskan mengenai pertanyaan bagaimana menguji sistem pengendalian internal sebuah perusahaan sebagai bukti audit. Semua diam, semua menunduk. Dosenku mulai jengkel,,
Pak Ali: Kalian sudah mengambil matakuliah Sistem Informasi?
Mahasiswa: Sudaaaahhh !
Pak Ali: Sudah lulus?
Mahasiswa: Sudaaaahhh !
Pak Ali: Nah kalau sudah lulus, mana buktinya? Seharusnya kalian sudah paham, tapi kok gak ada jejaknya...
Temen2 masih diem..Deg !, beliau mulai berjalan ke arahku. Sekarang beliau bener2 ada di dekatku, ah mampus, ya Tuhan tolong aku !. Aku coba melirik sedikit ke wajahnya, ya ampuuun orangnya melihatku...
Suasana makin tegang. Anehnya tiba2 aku pengen ketawa, iya bener pengen ketawa ngakak gitu, gak tahu kenapa. Aku coba menahan. Tepat ketika dosenku membuka mulut ( mungkin hendak bertanya padaku ), saat itu juga,,
Hwahahahaha, hwahahahaha, kikikikikik, kikikikik !!!
Aku udah gak tahan lagi menahan hasrat ingin ketawa, tanpa basa-basi dan tanpa permisi aku ketawa sejadi-jadinya. Temen2 dan dosenku menoleh ke arahku dengan pandangan heran, (maafkan aku teman2, aku tidak bermaksud mengacaukan suasana tegang yang sedang kalian nikmati, beneran deh ! ). Setelah itu dosenku bilang gini,,
Pak Ali: Saya suka sama kamu...
Temen2+aku: Hah??! (bengong)
Pak Ali : Karena kamu berani menertawakan diri sendiri..(sambil tersenyum)
Teman2: Uweeeeee....
Tahukah kalian, hatiku sempat berbunga-bunga untuk beberapa detik dan segera sadar bahwa kata-kata” karena kamu berani menertawakan diri sendiri” bisa saja merupakan ungkapan halus dari ”karena kamu berani menertawakan kebodohanmu sendiri”. Hyaaaah..ough..huhuhu...
Ah gak apa-apa, namanya juga mahasiswa. Wajar klo kadang2 masih bodoh, klo udah pintar ngapain kuliah :D. Iya kan pak?
Tentang Dosenku lainnya
Aku mulai menebak-nebak kira2 apa yang ada di pikiran para dosenku tentang aku, dari kata2 dan perlakuannya padaku. Misalnya saja:
Bu Ulfi (Dosen Akuntansi dan Keuangan Syariah):
Beliau sedang menjelaskan materi dengan menggunakan power point, sayangnya power pointnya itu gak bisa terbaca dengan jelas di layar LCD. Trus beliau bilang gini,
Bu Ulfi: Ini LCD-nya rusak kali ya ? kok gak jelas...
Temenku: Iya mungkin
Menurutku LCD itu gak rusak, kemarin aku kuliah di ruangan yang sama dan memakai LCD tapi baik2 aja tuh, jadi spontan aku teriak dari kursi paling belakang,
Aku : bukan LCD-nya yang rusak, tapi Power Pointnya yang kurang bagus..(kau mengerti kan klo kurang bagus = jelek)
Bu Ulfi : ( kaget ) Lho, siapa itu tadi yang bilang power pointnya kurang bagus?
Hah mampus gue !, aku takut klo beliau marah/ tersinggung. Aku kasih isyarat ke temen2 sebelahku biar mereka diem. Tapi temen2 di depanku pada nunjuk ke aku, PENGHIANAT KALIAAAN !
Bu Ulfi : owh power pointnya ya mbak yang bermasalah? Klo gitu tolong saya dibuatin yang bagus ya..
Aku : #$%^&** (nyengir & meringis, pasrah..)
Aku gak tau apakah itu hukuman atau penghargaan atas kejujuranku
Pak Made (Dosen Managemen Strategi ):
Kamu harus siap mental jika masuk kelas, terutama jika kamu kebagian presentasi. Bagi yang punya penyakit jantung atau epilepsi sebaiknya mundur, sebelum kejang-kejang di kelas. Kalau kamu belum cukup menguasai materi dan gak lihai presentasi, dijamin kamu bakal dicecar sampai sesak nafas.
Untunglah waktu kelompokku presentasi, beliau sedang baik hati (atau jangan2 lagi males ya?). Dibiarkannya kami berkreasi di depan kelas sampai selesai, bahkan ketika aku membuat kesalahan waktu menggambar bagan hubungan elemen2 pendukung Corporate Good Governance, aku dipersilahkan untuk memperbaiki kembali.
Dan..
Waktu beliau mengumumkan nilai, aku sedang sibuk diskusi dengan beberapa orang teman (baca: sedang SMS-an di kursi belakang). Tiba2 temen2 bersorak dan mengguncang2 kursiku..
Aku : ada apa sih?
Temenku: di panggil Pak Made tuh
Aku : Hah!, Masa? kenapa? (aku kira beliau tahu klo aku lagi asyik SMS-an, Deg !)
Temenku : kamu dapet nilai 85 buk, makanya dengerin jangan SMS-an terus
Aku : Oya? ahahahaha...yes ! (sorak2 sendirian)
Pak Made baik deh :D
Pak Iqbal (Dosen Managemen Investasi dan Pasar Modal):
Waktu itu aku sedang konsultasi di ruang Jurusan akuntansi. Di situ ada mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Mesin juga. Saat konsultasi udah hampir selesai Pak Iqbal bilang ke temen2 teknik itu,
Pak Iqbal : Dia (yang di maksud itu aku) ini klo di kelas penampilannya paling alim, tapi sebenernya dia ini yang paling badung.
Aku : (kaget) benarkah? Ini bercanda kan pak? (di ucapkan dalam hati, aku sih cuma senyum2 aja)
Aku tahu Pak Iqbal ini orangnya lucu banget, selera humornya tinggi, tapi tetep elegan. Jadi bisa saja kata2 itu cuma bercanda (karena aku merasa gak badung. Oke, badung sedikit :p). Tapi bagaimana klo temen2 dari teknik menganggap itu beneran?
Aku membayangkan seandainya mereka bilang ke temen2 teknik yang lainnya dan mereka percaya. Trus ketika aku lewat depan kampus teknik (biasanya aku pulang lewat situ), mereka akan teriak,
” Woi teman2, ini dia anak akuntansi yang penampilannya paling alim di kelas, tapi dia ini yang paling badung. Hati2 dengan dia !, jangan mau berteman sama dia”
Hyiih, Ngeri deh !
Untunglah hal itu tidak terjadi. Cuma klo sedang adu argumen atau aku lagi ngeyel, mas-mas itu akan bilang, ”maklum mahasiswa badung, makanya susah di bilangin ”
Hmmm...udah bawaan orok kali ya aku badung?. Eiits , belum terlambat untuk memperbaiki diri. Aha..!
Semacam Testimoni
Pak Sam’un (Dosen PAI):
”Kamu ini kecil2 cabe rawit. Hati2 ya klo ngomong, jangan pedes2”
( saya siapin minum ya pak :D)
Pak Sofwan (Dosen Aplikasi Komputer Statistik 2):
” Mus kamu bisa duduk sebentar, jangan jalan-jalan terus ya. Komputermu sebelah mana?saya akan menjelaskan, jadi tolong perhatikan”
( AC-nya mati pak, saya gerah, makanya jalan2 biar fresh)
Dosen yang suka menjadikan aku sebagai objek (penderita) ketika memberi contoh tentang teorinya (namaku dibawa-bawa)
Bu Ratna ( Dosen MetPen)
Bu Wahyu (Dosen B.Indonesia)
Bu Hamamah ( Dosen B.inggris)
Pak Komaruddin (Dosen Accounting 2)
Pak Zaki ( Dosen Accounting Information System )
Pak Sabirin ( Dosen Managemen Keuangan)
Satu hal yang masih belum aku mengerti sampai sekarang, kenapa sih hampir semua dosen2-ku suka banget kasih pertanyaan ke aku? kenapa gak ke temen2 lain aja?. Sepetinya mereka gak rela klo aku tenang2 aja di kelas, mending klo aku bisa jawab, klo gak bisa? deg-degan plus malu juga kan?. Apa mereka sengaja ingin ngerjain aku? lho, masa dosen iseng. Klo aku tanya ke temen2 jawabannya karena aku ^&*%$#@ (rahasia ah, lagian kayaknya jawabannya ngawur). Apapun alasannya, aku tahu mereka ingin memberikan yang terbaik untukku (dan mahasiswa lainnya).
Oya, waktu semester 3 aku pernah memimpin temen2 sekelas untuk menolak dosen yang akan mengajar matakuliah Intermediate Accounting I di kelas kami. Tapi akhirnya aku sendiri yang memprovokasi mereka untuk membatalkan tindakan kriminal itu, padahal mereka sudah memberi dukungan dan tandatangan. Siapakah dosen itu??..rahasia dunk, ntar ada yang lapor klo aku kasih tahu disini.
Peace ah !
Well,,
Satu minggu yang lalu aku baru aja kelar UTS (Ujian Tengah Semester klo kalian belum tahu). Ntar dulu, ngomong2 masalah UTS rasanya kok waktu begitu cepat bergulir. Perasaan baru aja daftar ulang semester, eh ternyata setengah semester udah berlalu. Aku jadi inget kejadian2 selama aku kuliah, tentang dosen2ku, tentang temen2 kuliahku. Oke, aku crita tentang dosen2ku dulu, beberapa saja. So here goes,,
Saya Suka Sama Kamu
Dosen Auditing I-ku, Pak Ali Djamhuri, punya kebiasaan unik saat mengajar mahasiswa di kelas (ini menurutku).
Pertama:
Saat mengajar beliau itu kliatan tidak tenang sekali, berjalan terus kesana-kemari. Ini membuatku ingin ikut jalan-jalan juga, lho?. Bukannya aku latah, tapi aku emang tertarik dengan sesuatu yang bergerak, jadi biasanya mataku slalu memperhatikan kemanapun beliau bergerak/ berjalan, bukan memperhatikan penjelasannya.
Kedua:
Beliau suka mengajukan pertanyaan pada mahasiswa yang duduk di deretan sebelah kanan. Jadi, secara tidak tertulis aturan dalam kelas ini adalah : jika kamu belum siap menjadi incaran dosen JANGAN DATANG TELAT, karena klo sampai telat dateng alamat kamu bakal kebagian kursi panas di deretan sebelah kanan. Temen2 yang datang lebih awal, maka dia-lah yang berhak menguasai kursi deretan sebelah kiri (ternyata gak hanya CaLeg aja yang rebutan kursi, mahasiswa juga).
Sialnya aturan itu tidak berlaku bagi aku dan beberapa orang temanku. Dimanapun aku duduk, tetep aja kebagian pertanyaan, oh nasib,nasib !.
Suatu ketika beliau sedang menjelaskan tentang pengujian bukti Audit dengan pendekatan Bottom Up. Bisa ditebak, sambil menjelaskan beliau mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai pancingan. Suasana berubah menjadi agak tegang ketika teman2 tidak berhasil memberikan jawaban yang cukup memuaskan mengenai pertanyaan bagaimana menguji sistem pengendalian internal sebuah perusahaan sebagai bukti audit. Semua diam, semua menunduk. Dosenku mulai jengkel,,
Pak Ali: Kalian sudah mengambil matakuliah Sistem Informasi?
Mahasiswa: Sudaaaahhh !
Pak Ali: Sudah lulus?
Mahasiswa: Sudaaaahhh !
Pak Ali: Nah kalau sudah lulus, mana buktinya? Seharusnya kalian sudah paham, tapi kok gak ada jejaknya...
Temen2 masih diem..Deg !, beliau mulai berjalan ke arahku. Sekarang beliau bener2 ada di dekatku, ah mampus, ya Tuhan tolong aku !. Aku coba melirik sedikit ke wajahnya, ya ampuuun orangnya melihatku...
Suasana makin tegang. Anehnya tiba2 aku pengen ketawa, iya bener pengen ketawa ngakak gitu, gak tahu kenapa. Aku coba menahan. Tepat ketika dosenku membuka mulut ( mungkin hendak bertanya padaku ), saat itu juga,,
Hwahahahaha, hwahahahaha, kikikikikik, kikikikik !!!
Aku udah gak tahan lagi menahan hasrat ingin ketawa, tanpa basa-basi dan tanpa permisi aku ketawa sejadi-jadinya. Temen2 dan dosenku menoleh ke arahku dengan pandangan heran, (maafkan aku teman2, aku tidak bermaksud mengacaukan suasana tegang yang sedang kalian nikmati, beneran deh ! ). Setelah itu dosenku bilang gini,,
Pak Ali: Saya suka sama kamu...
Temen2+aku: Hah??! (bengong)
Pak Ali : Karena kamu berani menertawakan diri sendiri..(sambil tersenyum)
Teman2: Uweeeeee....
Tahukah kalian, hatiku sempat berbunga-bunga untuk beberapa detik dan segera sadar bahwa kata-kata” karena kamu berani menertawakan diri sendiri” bisa saja merupakan ungkapan halus dari ”karena kamu berani menertawakan kebodohanmu sendiri”. Hyaaaah..ough..huhuhu...
Ah gak apa-apa, namanya juga mahasiswa. Wajar klo kadang2 masih bodoh, klo udah pintar ngapain kuliah :D. Iya kan pak?
Tentang Dosenku lainnya
Aku mulai menebak-nebak kira2 apa yang ada di pikiran para dosenku tentang aku, dari kata2 dan perlakuannya padaku. Misalnya saja:
Bu Ulfi (Dosen Akuntansi dan Keuangan Syariah):
Beliau sedang menjelaskan materi dengan menggunakan power point, sayangnya power pointnya itu gak bisa terbaca dengan jelas di layar LCD. Trus beliau bilang gini,
Bu Ulfi: Ini LCD-nya rusak kali ya ? kok gak jelas...
Temenku: Iya mungkin
Menurutku LCD itu gak rusak, kemarin aku kuliah di ruangan yang sama dan memakai LCD tapi baik2 aja tuh, jadi spontan aku teriak dari kursi paling belakang,
Aku : bukan LCD-nya yang rusak, tapi Power Pointnya yang kurang bagus..(kau mengerti kan klo kurang bagus = jelek)
Bu Ulfi : ( kaget ) Lho, siapa itu tadi yang bilang power pointnya kurang bagus?
Hah mampus gue !, aku takut klo beliau marah/ tersinggung. Aku kasih isyarat ke temen2 sebelahku biar mereka diem. Tapi temen2 di depanku pada nunjuk ke aku, PENGHIANAT KALIAAAN !
Bu Ulfi : owh power pointnya ya mbak yang bermasalah? Klo gitu tolong saya dibuatin yang bagus ya..
Aku : #$%^&** (nyengir & meringis, pasrah..)
Aku gak tau apakah itu hukuman atau penghargaan atas kejujuranku
Pak Made (Dosen Managemen Strategi ):
Kamu harus siap mental jika masuk kelas, terutama jika kamu kebagian presentasi. Bagi yang punya penyakit jantung atau epilepsi sebaiknya mundur, sebelum kejang-kejang di kelas. Kalau kamu belum cukup menguasai materi dan gak lihai presentasi, dijamin kamu bakal dicecar sampai sesak nafas.
Untunglah waktu kelompokku presentasi, beliau sedang baik hati (atau jangan2 lagi males ya?). Dibiarkannya kami berkreasi di depan kelas sampai selesai, bahkan ketika aku membuat kesalahan waktu menggambar bagan hubungan elemen2 pendukung Corporate Good Governance, aku dipersilahkan untuk memperbaiki kembali.
Dan..
Waktu beliau mengumumkan nilai, aku sedang sibuk diskusi dengan beberapa orang teman (baca: sedang SMS-an di kursi belakang). Tiba2 temen2 bersorak dan mengguncang2 kursiku..
Aku : ada apa sih?
Temenku: di panggil Pak Made tuh
Aku : Hah!, Masa? kenapa? (aku kira beliau tahu klo aku lagi asyik SMS-an, Deg !)
Temenku : kamu dapet nilai 85 buk, makanya dengerin jangan SMS-an terus
Aku : Oya? ahahahaha...yes ! (sorak2 sendirian)
Pak Made baik deh :D
Pak Iqbal (Dosen Managemen Investasi dan Pasar Modal):
Waktu itu aku sedang konsultasi di ruang Jurusan akuntansi. Di situ ada mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Mesin juga. Saat konsultasi udah hampir selesai Pak Iqbal bilang ke temen2 teknik itu,
Pak Iqbal : Dia (yang di maksud itu aku) ini klo di kelas penampilannya paling alim, tapi sebenernya dia ini yang paling badung.
Aku : (kaget) benarkah? Ini bercanda kan pak? (di ucapkan dalam hati, aku sih cuma senyum2 aja)
Aku tahu Pak Iqbal ini orangnya lucu banget, selera humornya tinggi, tapi tetep elegan. Jadi bisa saja kata2 itu cuma bercanda (karena aku merasa gak badung. Oke, badung sedikit :p). Tapi bagaimana klo temen2 dari teknik menganggap itu beneran?
Aku membayangkan seandainya mereka bilang ke temen2 teknik yang lainnya dan mereka percaya. Trus ketika aku lewat depan kampus teknik (biasanya aku pulang lewat situ), mereka akan teriak,
” Woi teman2, ini dia anak akuntansi yang penampilannya paling alim di kelas, tapi dia ini yang paling badung. Hati2 dengan dia !, jangan mau berteman sama dia”
Hyiih, Ngeri deh !
Untunglah hal itu tidak terjadi. Cuma klo sedang adu argumen atau aku lagi ngeyel, mas-mas itu akan bilang, ”maklum mahasiswa badung, makanya susah di bilangin ”
Hmmm...udah bawaan orok kali ya aku badung?. Eiits , belum terlambat untuk memperbaiki diri. Aha..!
Semacam Testimoni
Pak Sam’un (Dosen PAI):
”Kamu ini kecil2 cabe rawit. Hati2 ya klo ngomong, jangan pedes2”
( saya siapin minum ya pak :D)
Pak Sofwan (Dosen Aplikasi Komputer Statistik 2):
” Mus kamu bisa duduk sebentar, jangan jalan-jalan terus ya. Komputermu sebelah mana?saya akan menjelaskan, jadi tolong perhatikan”
( AC-nya mati pak, saya gerah, makanya jalan2 biar fresh)
Dosen yang suka menjadikan aku sebagai objek (penderita) ketika memberi contoh tentang teorinya (namaku dibawa-bawa)
Bu Ratna ( Dosen MetPen)
Bu Wahyu (Dosen B.Indonesia)
Bu Hamamah ( Dosen B.inggris)
Pak Komaruddin (Dosen Accounting 2)
Pak Zaki ( Dosen Accounting Information System )
Pak Sabirin ( Dosen Managemen Keuangan)
Satu hal yang masih belum aku mengerti sampai sekarang, kenapa sih hampir semua dosen2-ku suka banget kasih pertanyaan ke aku? kenapa gak ke temen2 lain aja?. Sepetinya mereka gak rela klo aku tenang2 aja di kelas, mending klo aku bisa jawab, klo gak bisa? deg-degan plus malu juga kan?. Apa mereka sengaja ingin ngerjain aku? lho, masa dosen iseng. Klo aku tanya ke temen2 jawabannya karena aku ^&*%$#@ (rahasia ah, lagian kayaknya jawabannya ngawur). Apapun alasannya, aku tahu mereka ingin memberikan yang terbaik untukku (dan mahasiswa lainnya).
Oya, waktu semester 3 aku pernah memimpin temen2 sekelas untuk menolak dosen yang akan mengajar matakuliah Intermediate Accounting I di kelas kami. Tapi akhirnya aku sendiri yang memprovokasi mereka untuk membatalkan tindakan kriminal itu, padahal mereka sudah memberi dukungan dan tandatangan. Siapakah dosen itu??..rahasia dunk, ntar ada yang lapor klo aku kasih tahu disini.
Peace ah !



6 komentar:
yang namanya Iqbal emang keren....
wah...begitu kagumnya ama dosen" sampe di posting juga yah...hehee....
Puz:
nice writings,,,
hehehhehe...
kalo ngomongin dosen emg ga ad matinya y,,,
ternyata ga melulu urusan cinta ato cowok, dosen pun jadi ionceran mus bwt ditulis,,,
ckckckck,,,
tobat lah anakku,,,
wah, ternyata pak ali djamhuri tu jahatnya ngga cuma dikelasku aja ya. ternyata juga di kelasnya mbak mus. emang bener tuh dosen kebanyakan tingkah. pak ali djamhuri tuh kalo di kelasku suka dijadikan bahan olok-olok.
kata kubu kanan: udah jahat, jelek, over acting, sok keliatan pinter padahal caranya ngajar gobloknya minta ampun. amoral lagi.
Kata kubu kiri: dia tuh cacat dari lahir or kemasukan setan ya? kok jalan-jalan terus kaya tuna daksa hiperaktif.
wah.. komplit dah komentar buruknya!! jadi serem kalo denger komentar-komentar mereka.
kabar terakhir,
beberapa orang ada yang punya rencana mo guna2 dia karena saking dendamnya. (hih..... sereeemmmmm)
kalo dipikir-pikir, kasian juga ya tu dosen. bisa celaka berat kalo dia ngga segera memperbaiki diri.
sudah terlalu banyak yang dendam!! dan satu persatu sudah mulai siap-siap untuk melancarkan serangan :o
pages vhuxa
[url=http://advancrakoo.blogspot.com]advanced rack koosh[/url]
[url=http://armbadvanc.blogspot.com]army bed advanced[/url]
[url=http://allriflescopes.blogspot.com/2009/10/extreme-tactical-riflescopes-good.html]extreme tactical riflescopes[/url]
[url=http://sandiscaskango.blogspot.com]sandisk case kangol[/url]
[url=http://buckwhe-ho-hocke.blogspot.com]buckwheat home hockey[/url]
recent pfrnz
Howdy,
We are representing Hair Loss news. We manage a lot of websites, and we found your internet site trought the net. We are pondering if you need to exchange links with us. Actualy we are searching for links to our web sites, if you're interested please visit our site, on the right menu you will find the list link, there you can submit your website and exchange links with us...
Our webpages are superb ranked, and they'll be better in the next days...
Thank you, and I'm sorry if i put the info in a wrong place, that because I could not find the contact link..
Best regards
Keepingmyhair Staff.
[url=http://www.keepingmyhair.com/]Hair loss news[/url]
Poskan Komentar